08172623634773 | info@sman1contoh.sch.id
Ikuti Kami:
Logo SMK Negeri 1 Telawang

sejarah

sejarah singkat sekolah

SMK Negeri 1 telawang berdiri sejak tahun 2009 sebagai SMK Kecil dengan nama SMK 1 Telawang Afilial SMK Negeri 2 Sampit. Sekolah berdiri tanpa fasilitas gedung, sehingga kegiatan Belajar Mengajar dilakukan di alam. Dengan demikian SMK Telawang dikenal sebagai SEKOLAH ALAM. Sekolah berinduk pada SMKN 2 Sampit berdiri diwilayah desa Padas Sebut Desa Sebabi kecamatan Telawang, yang memiliki jarak tempuh 89 km dari arah kota Sampit, Kotawaringin Timur.  Pada Tahun itu SMK N 1 Telawang hanya memiliki 2 orang guru aktif namun akhirnya berkembang menjadi 6 orang guru. Dari awal tahun SMKN 1 Telawang telah menunjukan prestasi dan mulai muncul  kemajuan dan berupaya keras untuk mengejar ketinggalan agar dapat disetarakan dengan sekolah yang berstandar nasional.

SMK  Negeri 1 Telawang merupakan  satu-satunya sekolah menengah di kecamatan Telawang, karena di wilayah Kecamatan Telawang itu hanya memiliki SD dan SMP yang sudah berkembang. SMKN 1 Telawang berdiri untuk memenuhi kebutuhan lulusan SMP menuju sekolah lanjutan. SMEKTA juga  berdiri untuk memenuhi kebutuhan industri dalam tenaga kerja perkebunan kelapa sawit. Sehingga SMEKTA berdiri dengan bidang keahlian Agribisnis dan agroteknologi dengan Program studi keahlian Agribisnis Produksi Tanaman dan kompetensi keahlian Agribisnis Tanaman Perkebunan

 Pada tahun ke II (2010/2011) SMKN 1 Telawang pindah ke Jl. Jend. Sudirman km 91 ke sebuah gudang milik masyarakat setempat yang disulap menjadi bangunan sekolah. Pada bangunan itu  KBM smekta dilakukan selama 8 bulan saja. Dan pada awal semester Januari 2011, KBM SMKETA   dilakukan si sekolah baru, Jl Sudirman Km 89 Sampit -Telawang.

 Pada tahun III (2011/2012) SMK Negeri 1 Telawang telah memiliki  USB dengan 2 ruang kelas dan 2 ruang KM/WC. Sekolah baru ini berloakasi di Jl. Jend. Sudirman km 89 Telawang Desa Seibabi Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur. Dengan luas tanah 30.000m2 (3 ha) dan masih dalam proses  pengembangan sekolah. 1 Ha akan digunakan untuk bangunan  sekolah dan 2 Ha akan digunakan sebagai lahan praktek siswa. Lahan tersbut merupakan hibah dari masyarakat telawang yang peduli pada pendidikan di wilayahnya. Lokasi sekolah ini  dekat dengan jalan utama dan lokasi sekolah dekat dengan jalan raya hanya sekitar 200 m kecamatan Telawang. Jarak lokasi sekolah dengan kota Sampit cukup jauh sekitar 98 km. 

Animo  terhadap SMKN 1 Telawang meningkat, Pada angkatan I th 2009-2010 memiliki siswa 20 siswa saja, pada angkatan II th 2010/2011 animo meningkat menjadi 35 siswa dan pada angkatan III tahun 2011/2012 berkembang 60 Siswa. Melihat antusiasme masyarakat ini di tahun yang sama SMEKTA memutuskan untuk membuka Program keahlian beru yakni Bisnis dan Manajemen dengan Kompetensi keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga. Sehingga angkatan ke- VIII pada tahun 2021 total jumlah siswa menjadi 372 siswa.

Kehidupan masyarakat sekitar sekolah mayoritas pedagang dan karyawan swasta serta dikelilingi oleh beraneka ragam perusahaan kelapa sawit. Ada sekitar 6 perusahaan besar Perkebunan Kelapa sawit dan sekitar 50 anak perusahaannya, sehingga kondisi tersebut menjadi potensi dan peluang besar bagi pengguna lulusan SMK. Khususnya dengan keahlian dalam bidang perkebunan kelapa sawit dan managemen kauangan. Dengan harapan bahwa lulusan SMKN 1 Telawang mampu memenuhi kebutuhan DU/DI secara profesional.